Home » Artikel » Haji Umroh » Umrah Melapangkan Rezeki
umrah mendatangkan rezeki

Umrah Melapangkan Rezeki

Alhamdulillah, saya (Ippho-pen) baru saja kembali dari Jeddah, setelah melakukan umrah yang ketiga. Alhamdulillah juga, bahwa ini adalah umrah kesekian saya yang ditraktir oleh orang lain. Sebenarnya ditraktirnya begini, saya ada seminar di Jeddah yang juga merupakan kota dari negara ketujuh yang menyelenggarakan Seminar Keajaiban Rezeki, jadi saya pikir ya sekalian saja dengan umrah.

Teman-teman, jarang sekali orang yang tahu, bahwa umrah itu ternyata rezeki.Saya lihat pengalaman saya ketika saya umrah pertama dulu, ketika itu uang saya pas-pasan. Namun, saya agak memaksakan diri. Saya ingin umrah, juga ingin mengumrahkan ibu saya. Jadi kami berangkat berdua waktu itu. Ketika pulang tuh ya, uang saya itu sangat pas-pasan, karena umrah yang saya ikuti itu Umrah Ramadhan yang biayanya lumayan besar bagi saya pada masa itu. Nah, ternyata beberapa bulan setelah itu saya memperoleh rezeki terbesar yang pernah saya peroleh dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya. Akan tetapi perlu digarisbawahi, bukan kita melaksanakan umrah untuk rezeki, tetapi apabila kita umrah dampaknya atau fadhilahnya adalah rezeki.

Sedangkan umrah saya yang kedua, tahun 2010, saya berangkat bersama istri saya. Pulang dari umrah, dua hari atau tiga hari setelah itu, uang sepertinya begitu lancar mengalir, tang-tung-tang-tung nonstop selama sekian bulan. Ini yang saya alami.

Jadi, kenapa umrah bisa menjadi rezeki? Saya ingin meyakinkan teman-teman yang ragu-ragu atau mungkin tak pernah berniat untuk umrah. Begini, kalau saja kita mengorbankan uang kita misalnya untuk sedekah, Allah akan lapangkan uang kita. Kalau dalam dhuha kita korbankan waktu kita, maka Allah akan lapangkan waktu kita. Nah, kalau kita umrah ini luar biasa, kita korbankan uang dan kita luangkan waktu. Jadi pengorbanan kita dua, uang dan waktu. Uangnya untuk umrah tentu luar biasa, minimal sekitar 20-30-an juta. Waktunya juga luar biasa berkorbannya, kita yang karyawan biasa misalnya, mendapat waktu 15-20 hari itu tidak mudah atau bagi pengusaha juga sama, ia harus mengorbankan bisnisnya yang belum tentu berjalan baik jika ia tinggalkan. Nah, karena pengorbanan yang luar biasa inilah, efeknya adalah akan melapangkan uang dan rezeki kita. Masih nggak percaya? Kalau masih kurang yakin, teman-teman silakan cek atau lihat abangnya, saudaranya, orangtuanya, pamannya, yang pulang umrah. Mereka yang pulang dari umrah itu rezekinya malah semakin membaik. Aneh kan? Kita kan buang duit nih kesana, tapi efeknya justru memudahkan rezeki kita. Bisa semakin mudah uangnya, kesehatannya, atau dilipatgandakan pahalanya, dst. Makanya, saya sangat menyarankan teman-teman untuk (1) berumrah, (2) mengumrahkan.

“Wah mas Ippho, bagaimana bisa mengumrahkan, orang saya sendiri juga belum umrah, duitnya juga belum ada”. Makanya niat dulu. Kalau niat, jadi amal. Kalau niat, bisa jadi doa. Kalau niat juga akan mendekatkan kita dengan kenyataan. Kalau tidak ada niat, habis semuanya. OK!. Meskipun saya tidak punya uang sekalipun waktu itu, saya berniat mengumrahkan orang lain. Alhamdulillah, sekarang hampir setiap bulannya saya mengumrahkan orang lain. Saya hanya wasilah atau perantara, yang mengumrahkan tetaplah Allah SWT.

Kalau kita lakukan keduanya, efeknya akan luar biasa. Kalau belum bisa kita lakukan untuk orang luar, ya minimal untuk keluarga kita dulu. Jadi, mudah-mudahan dengan demikian, teman-teman itu akan dilapangkan waktunya dan dimudahkan rezekinya, tidak perlu kejar-kejaran lagi. Ada lagi yang bilang “Wah mas Ippho, ngapain kita umrah berulang-ulang, mendingan kita umrahkan orang lain atau kita sedekahkan saja uangnya begitu”. Jadi begini, mengumrahkan orang lain tentu iya, itu bagus. Meskipun umrah atau mengumrahkan saya dapat pahalanya, tetapi ada satu hal yang tidak saya dapatkan, yaitu casnya. Teman-teman yang pernah ke tanah suci pasti tahu, bahwa ketika masuk Masjid Nabawi, atau Masjidil Haram, itu ada sensasi luar biasa yang tidak akan bisa dijelaskan. Nggaktahu kenapa, ketika kita disana itu langsung menangis. Ketika kita makam Ibrahim, ketika di makam Ismail, di pintu Ka’bah dsb. Itu akan memberi cas yang luar biasa bagi kita. Nabipun sama, melakukan umrah yang berulang, jadi tidak masalah kalau kita umrah berulang. Kita umrah tetapi juga mengumrahkan orang lain. Bukan berarti salah satu, tetapi semuanya bisa dilakukan. Setelah itu doa kita atau impian kita, percepatannya akan luar biasa. Makanya begitu kita pulang ke tanah air, biasanya apa yang kita inginkan itu terjadi percepatan. Umrah yang ketiga ini, saya belum tahu akan mendapatkan apa, yang jelas selama perjalanan saya mendapatkan ilham -dan itu juga rezeki- sehingga saya bisa menulis sepanjang dua bab.Bagi saya yang penulis, itu rezeki yang luar biasa besarnya.

Makanya nabi pernah menjelaskan, “Umrah itu menghapus kefakiran”. Kalau di lihat sepintas, umrah itu menghabiskan uang, ternyata tidak, umrah itu justru melapangkan uang kita. Nyatanya seperti itu. Saran saya bagi teman-teman, berumrahlah, minimal niat dulu tapi ya jangan niat saja, segeralah action. Ambil brosurnya, pergi ke travel, cari tahu informasinya. Kalaupun belum punya uang nggakpapa, bikin aja tabungan khusus untuk umrah. Dua ratus ribu atau lima ratus ribu, dst. “Lalu, melunasinya bagaimana mas Ippho?”. Itu urusan Allah, yang penting kita sudah berniat. Kalau menurut Allah kita sudah pantas, maka sampailah kita kesana.

Kalau belum ya nggak akan kesana. Bagi teman-teman yang belum punya uang nggak usah khawatir, banyak orang kaya yang tidak sampai ke tanah suci, banyak juga orang miskin sampai ke sana. Jadi umrah sebenarnya bukan soal uang, tetapi soal keyakinan dan bagaimana kita take action dengan keyakinan tersebut.

Wujudkan impian Anda untuk beribadah Umrah dan Haji ke Tanah Suci bersama Sahara Kafila Wisata.

Ikuti program Umrah Quantum Spiritual of Heart (Umrah + Training) bersama Hendry Risjawan – Braveheart Motivator & Spiritual Coach. Info selengkapnya di www,umrohquanmtum.com atau Hub. 0852.8747.9988, 021.9690.7988

Penulis: Ippho Santosa

5,702 total views, 64 views today

About Admin

Umrah Quantum Spiritual Qalbu

Check Also

Memberi itu Indah

Seorang guru yang bijak tengah berjalan2  santai bersama salah seorang di antara murid-muridnya di sebuah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: