Home » Artikel » Motivasi Islami » Memberi itu Indah

Memberi itu Indah

Seorang guru yang bijak tengah berjalan2  santai bersama salah seorang di antara murid-muridnya di sebuah taman.
Sedang asyik berjalan sambil bercerita, keduanya melihat sepasang sepatu yang sudah usang lagi lusuh. Mereka berdua yakin kalau itu adalah sepatu milik pekerja kebun yang bekerja di sana, yang sebentar lagi akan menyelesaikan pekerjaannya.

Sang murid melihat kepada gurunya sambil berujar:
“Bagaimana kalau kita candai tukang kebun ini dg menyembunyikan sepatunya, kemudian kita bersembunyi dibelakang pepohonan? Nanti ketika dia datang untuk memakai sepatunya kembali, ia akan kehilangan. Kita lihat bgmn dia kaget dan cemas!”

Guru yang alim dan bijak itu menjawab:

“Muridku, tidak pantas kita menghibur diri dg mengorbankan orang miskin. Kamu kan seorang yang kaya, dan kamu bisa saja menambah kebahagiaan utk dirinya.

Sekarang  coba kamu memasukkan bbrp  lembar uang kertas ke dlm sepatunya, kemudian saksikan bagaimana respon dari tukang kebun miskin itu”.

Sang murid sangat takjub dg usulan gurunya. Dia langsung berjalan dan memasukkan bbrp lembar uang ke dlm  sepatu tukang kebun itu.
Setelah itu ia bersembunyi di balik semak2 bersama gurunya sambil mengintip apa yang akan terjadi dg tukang kebun.

Tak berapa lama datanglah pekerja miskin itu sambil mengibas-kibaskan kotoran dari pakaiannya. Dia menuju tempat sepatunya yang ia tinggalkan sblm bekerja.

Ketika ia memasukkan kakinya ke dlm sepatu, ia menjadi terperanjat, karena ada sesuatu yang mengganjal di dalamnya.
Saat ia keluarkan ternyata…….uang..!
Dia memeriksa sepatu yang satunya lagi, ternyata juga berisi uang..!

Dia memandangi uang itu berulang-ulang, seolah ia tidak percaya dengan penglihatannya. Setelah ia memutar pandangannya ke segala penjuru ia tidak melihat seorangpun.

Selanjutnya ia memasukkan uang itu ke dalam sakunya, lalu ia berlutut sambil menengadah ke langit dan menangis. Dia berbicara dengan suara tinggi. Ia bicara kepada Allah :

“Aku bersyukur kepada-Mu, ya Allah, Tuhanku yang Maha Pengasih dan Penyayang. Wahai Yang Maha Tahu bahwa istriku lagi sakit dan anak2 ku lagi kelaparan. Mereka belum mendapatkan makanan hari ini. Engkau telah menyelamatkanku, anak-anakku dan istriku dari penderitaan…”

Dia terus menangis dalam waktu cukup lama sambil memandangi langit sebagai ungkapan rasa syukurnya atas karunia dari Allah Yang Maha Pemurah.

Sang murid sangat terharu dengan pemandangan yang ia lihat di balik persembunyiannya.
Air matanya meleleh tanpa dapat ia bendung.

Ketika itu guru yang bijak tsb memasukkan pelajaran kepada muridnya :

“Bukankah sekarang kamu merasakan kebahagiaan yang lebih dari pada kamu melakukan usulan pertama dg menyembunyikan sepatu tukang kebun miskin itu?”

Sang murid menjawab:

“Aku telah mendapatkan pelajaran yang tidak akan mungkin aku lupakan seumur hidupku. Sekarang aku baru paham makna kalimat yang dulu belum aku pahami sepanjang hidupku:

“Ketika kamu memberi, kamu akan memperoleh kebahagiaan yang lebih banyak daripada ketika kamu diberi”.

Sang guru melanjutkan pelajarannya.
Dan ketahuilah bahwa pemberian itu bermacam-macam :

  • Memaafkan kesalahan orang di saat mampu melakukan balas dendam, adalah suatu pemberian.

  • Mendoakan temanmu dibelakangnya (tanpa sepengetahuannya) itu adalah suatu pemberian.

  • Berusaha berbaik sangka dan menghilangkan prasangka buruk darinya, juga suatu pemberian.

  • Menahan diri dari membicarakan aib sesama kita dibelakangnya adalah pemberian juga.

Ini semua adalah pemberian. Supaya kesempatan memberi tidak hanya dimonopoli oleh orang2 kaya saja.

Saudaraku tercinta…
Marilah kita saling memberi, niscaya hidup ini menjadi indah dan jalannya, MENUJU KE SURGA..

18,440 total views, 0 views today

About Admin

Umrah Quantum Spiritual Qalbu

Check Also

umrah mendatangkan rezeki

Umrah Melapangkan Rezeki

Alhamdulillah, saya (Ippho-pen) baru saja kembali dari Jeddah, setelah melakukan umrah yang ketiga. Alhamdulillah juga, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: