Home » Artikel » Keajaiban Shalawat

Keajaiban Shalawat

Muhammad1Banyak sekali keajaiban-keajaiban dari membaca shalawat ,diantaranya adalah Shalawat dapat mendatangkan syafa’at. Syafa’at Nabi Muhammad saw merupakan sesuatu yang diimpikan oleh setiap muslim,dimanapun ia berada. Sebab setiap kaum muslim tidak akan bisa mengandalkan amaliyahnya semata dalam menghadapi dahsyatnya hari kiyamat,pertanyaan kubur dan peristiwa-peristiwa hebat yang terjadi di alam akhirat tanpa ada pertolongan atau syafa’at dari Nabi Muhammad saw.

Adapun cara yang paling efektif untuk memperoleh syafa’at Nabi Muhammad saw adalah dengan banyak membaca shalawat kepada beliau. Barang siapa mencintai Nabi saw,maka pasti ia banyak membaca shalawat kepadanya. Buahnya ia akan mendekati surga.

Mungkin hanya shalawat yang memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan bacaan dzikir yang lain,selain orang yang membacanya mendapatkan syafaat,shalawat juga menjadi sebab diampuninya dosa.Inilah keuntungan ganda yang diperoleh bagi orang yang suka membaca shalawat pada nabinya.

Rasulullah saw bersabda :”Barangsiapa membaca shalawat pada ku 100 kali pada setiap hari jum’at,maka Allah mengampuni dosa-dosanya,sekalipun dosanya sebanyak buih lautan”.

Rasulullah saw bersabda :” Barangsiapa membaca shalawat kepadaku satu kali,maka dia dibersihkan dari dosanya,sedikitpun tiada tersisa sekalipun hanya sebesar atom”.

Dengan dihapusnya dosa-dosa orang yang membaca shalawat,maka dengan sendirinya ia akan masuk surga dengan mudah,karena seluruh dosanya sudah diampuni oleh Allah berkat bacaan shalawatnya kepada Nabi Muhammad saw.

Semua amal perbuatan umat manusia di alam ini akan dimintai pertanggung jawabannya dihadapan Allah nanti. Dari sekian banyak jenis amal ibadah yang dilakukan oleh manusia ada amal ibadah tertentu yang bisa dipakai oleh Rasulullah saw untuk mengenali umatnya, yaitu shalawat.

Shalawat ini bisa dijadikan barometer untuk mengukur kadar kecintaan seseorang terhadap Nabinya,yaitu Muhammad saw.Selain itu,Jauh dekatnya seorang muslim dengan nabinya dapat dilihat dari sedikit banyaknya ia dalam membaca shalawat.Sebab orang yang paling dekat dengan Rasulullah adalah orang yang banyak membaca shalawat kepada Nabinya.

Rasulullah saw bersabda :” sesungguhnya orang yang paling dekat denganku pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak membaca shalawat kepadaku”

Rasulullah saw bersabda :” Sesungguhnya akan datang kepada telagaku pada hari kiamat kaum-kaum yang hanya aku kenal karena mereka banyak membaca shalawat untukku”.

Dengan demikian,rugi besar bila seseorang tidak mau membaca shalawat kepada Rasulullah saw,atau membaca shalawat tapi ala kadarnya saja,tanpa disertai oleh keniatan yang ikhlas dan kemauanyang kuat untuk bisa berkumpul dengan Rasulullah nanti di akhirat.

Orang yang membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw,shalawatnya akan langsung diterima oleh beliau.Karena itu, beliau mengetahui siapa orang yang membaca shalawat kepadanya.

Dengan demikian,semakin sering orang membaca shalawat maka semakin dikenal dirinya oleh beliau.Sebaliknya,orang yang tidak mau membaca shalawat,maka beliau pun tidak mengenal dirinya. Meskipun dia mengaku sebagai umat nabi Muhammad,tapi umat dalam artian yang bersifat umum,bukan mengenal secara pribadi Nabinya.Nah,shalawat inilah sebagai sarana untuk mengenal beliau secara pribadi.Demikian pula,beliau bisa mengenal dirinya,karena shalawat yang dibacanya akan langsung beliau terima.

Rasulullah saw bersabda :” Jangan kalian jadikan kuburku sebagai tempat perayaan,dan bacakan shalawat untukku,maka bacaan shalawatmu itu akan sampai kepadaku dimana saja kamu berada”.

Rasulullah saw termasuk diantara sekian banyak rasul yang memiliki kelebihan bisa mengetahui kepribadian seseorang secara detail,tanpa bergaul dengannya,tanpa mengetahui tingkah lakunya setiap hari,dan tanpa pernah bertemu dengannya.

Inilah yang beliau katakan kepada para sahabatnya yang sedang duduk-duduk dimasjid dekat beliau,ketika ada seorang pemuda masuk kedalam mesjid ,maka beliau langsung menghormatinya dan memberikan tempat duduk disisinya.

Rasulullah saw bersabda :” Barangsiapamembaca shalawat 10 kali kepadaku diwaktu pagi,dan 10 kali diwaktu petang hari,pasti dia diselamatkan dari goncangan besar yang mengejutkan kelak dihari kiamat,dan ia dikumpulkan dengan para nabi dan para shiddiqin yang telah diberi nikmat Allah”.

Shalawat bila dibaca secara istiqomah dengan penuh keikhlasan,disertai rasa hormat dan mahabbah kepada Rasulullah,insyaallah pembacanya tidak akan jatuh miskin,akan tercukupi kehidupannya sehari-hari,tidak sampai merepotkan dan menyusahkan orang lain.

Diantara tanda dari orang yang banyak membaca shalawat kepada Nabi saw adalah wajahnya ketika dirinya berkumpuldengan semua makhluk dipadang mahsyar.Juga bercahayaketika saat melewati shirat,yaitu jembatan penyebrangan yang ada diatas neraka sebagai jalan menuju surga. Padahal waktu itu,banyak orang yang melewati shirat mukanya dan tubuhnya menjadi hitam pekat karena uap dari bara api neraka. Hal ini tidak terjadi pada para nabi,orang shaleh termasuk orang orang yang banyak membaca shalawat,justru cahaya mereka akan bersinar saat melewati shirat.

Bercahayanya wajah adalah sebagai tanda bahwa dirinya adalah calon penghuni surga, yang ringan hisabnya dan selamat saat melewati shirat.Orang seperti ini kebahagiaannya sudah terpancar dari kemilauan sinar wajahnya.Bahkan cahaya yang menyelimuti dirinya itu jika dibagi untuk menerangan seluruh makhluk yang ada di alam ini akan mencukupi.Sebagaimana penjelasan hadis dibawah ini.

Rasulullah saw bersabda :” Barangsiapa bershalawat untukku 100 kali pada hari jum’at,maka kelak ia akan datang pada hari kiamat disertai cahaya,yang sekiranya cahaya itu dibagikan diantara makhluk makhluk seluruhnya,niscayanya sebagian semua”

Begitu mulia dan tingginya derajat Rasulullah disisi Allah sampai bacaan shalawat beliau bisa dijadikan mas kawin atau mahar.Inilah yang dilakukan oleh nabi Adam ketika hendak menikahi hawa.Atas petunjuk Allah,Nabi Adam di perintahkan memberikan mas kawin kepada hawa yang berupa bacaan shalawat kepada Nabi Muhammad saw.

Ini menunjukan bahwa derajat Rasullullah saw lebih tinggi daripada Nabi Adam, juga sebagai bentuk penghormatan Nabi Adam kepada Nabi akhir jaman,yaitu Muhammad saw.Padahal saat itu Nabi Muhammad saw belum lahir,ada sellisih waktu ribuan tahun jarak antara pernikahan nabi Adam dengan kelahiran Nabi Muhammad saw ,namun Nur Muhammad saw sudah memancar menerangi jagat raya ini,karena kelahiran beliaudi dunia adalah sebagai Rahmatal Lil Alamin.

Allah berfirman pada umat muhammad saw :” Bacalah shalawat pada Muhammad, dan bacalah salam kepadanya sehingga aku mengharamkan neraka buat kalian,dan bacalah salam kepada Nabi Muhammad sehingga aku menghalalkan surga buat kalian”.

Mungkin hanya sahalawat yang memiliki keistimewaan luar biasa bila dibandingkan dengan bacaan dzikir yang lain.

Pada saat seluruh makhluk yang pernah hidup di alam ini di bangkitkan dari kuburnya mulai jaman sebelum nabi adam sampai akhir zaman,lalu mereka dikumpulkan disuatu lapangan yang maha luas yang bernama “mahsyar” . Disana tidak ada naungan,tidak ada air juga tidak ada pepohonan,saat itu seluruh makhluk dalam keadaan haus,kecuali orang orang yang beriman,para kekasih Allah dan orang orang yang banyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw.

Mumpung masih ada kesempatan hendaknya kesempatan ini kita pergunakan untuk banyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw sebagai bekal di akhirat nanti,supaya tidak mengalami kehausan sewaktu berada di makhsyar.

Mungkin Orang yang lemah keimanannya,atau orang selalu menggunakan rasionya dalam memahami ajaran agama islam,ia tidak akan percaya dalam kisah ini.Sebab kisah yang berkaitan dengan bacaan shalawat ini akan terjadi pada hari kiyamat nanti.

Orang yang banyak membaca shalawat ia akan dibela dan ditolong oleh nabi saw disaat ia sedang mengalami kesulitan dalam mempertanggung jawabkan amal perbuatannya dihadapan Allah kelak. Bila orang tersebut mendapat masalah serius dalam mempertanggung jawabkan amalanya,maka beliaulah yang akan membelanya,meskipun orang itu sudah dipastikan masuk dalam neraka.

Diantara keutamaan shalawat adalah bahwa shalawat itu dapat memberi syafa’at kepada orang yang membacanya,dapat menyelamatkan siksaan orang di akhirat,juga dapat menghapus dosa orang fasiq.Orang fasiq yang berlumuran dosa dan noda saja dapat mencapai derajat tinggi karena membaca shalawat.Bagaimana dengan orang-orang ahli ibadah,yang jauh dari kema’shiyatan?jika mereka mau membaca shalawat tentu kemuliaannya jauh lebih tinggi melebihi keutamaan yang dicapai oleh orang fasiq yang membaca shalawat.

Shalawat dalam majlis membawa berkah.Majlis yang paling baik adalah majlis yang penuh dengan berkah,keberkahan majlis bisa didapat bila didalam majlis tersebut telah dibacakan shalawat.

Majlis yang didalamnya tidak ada bacaan shalawat,kurang membawa berkah dan kemanfaatan bagi orang yang berkumpul dalam majlis tersebut,sehingga terkadang terjadi percekcokan,kesalah pahaman,tidak adanya kesepakatan ,dan efek-efek negatif lainnya.

Sedangkan bila didalam majlis itu dibacakan shalawat ,setidak-tidaknya orang yang berkumpul dimajlis tersebut akan di ampuni dosa-dosanya,dijauhkan dari malapetaka,baik malapetaka yang diakibatkan dari perselisihan pendapat ,atau ketersinggungan dari ucapan saat berkumpul .Semua ini adalah akibat dari keberkahan shalawat.

Selain itu,shalawat juga dijadikan sebagai perantara diterimanya amal.Diantara syarat berdo’a kepada Allah adalah mengawalinya dengan membaca shalawat kepada Nabi saw. Sebab bacaan shalawat ini adalah sebagai sarana untuk menembus hijab yang menghalangi do’a tersebut sampai kepada Allah. Selain itu,shalawat juga berfungsi sebagai wasilah agar do’a yang dipanjatkan terkabul.

Banyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw selain akan memdapat syafa’at dari beliau di akhirat kelak,juga dapat mendekatkan diri pada Allah.Sebagaimana yang difirmankan oleh Allah kepada nabi Musa as :”maukah engkau agar aku dekat denganmu melebihi dekatnya ucapanmu dengan lisanmu,melebihi jiwamu dengan ragamu,melebihi cahaya penglihatanmu dengan kedua matamu ,dan melebihi pendengaranmu dengan telingamu?,maka bacalah shalawat sebanyak mungkin kepada Nabi Muhammad saw”.

Kenapa membaca shalawa kepada Nabi Muhammad saw sama dengan mendekatkan diri pada Allah?sebab dalam shalawat itutercantum pula nama Allah.Semakin sering orang bershalawat kepada Nabi Muhammad saw,maka semakin sering pula orang itu menyebut nama Allah.

Dengan demikian,selain dirinya menunjukan rasa mahhabah (kecintaannya) kepada Nabi Muhammad saw dengan bacaan shalawatnya,juga selalu ingat kepada Allah,Dzat Yang Menciptakannya.Inilah diantara inti dari firman Allah kepada Nabi Musa as,sebagaimana disebutkan diatas.

Shalawat itu bisa mengharumkan bau jenazah. Peristiwa yang tidak masuk akal dan bersifat irrasional ini terjadi pada masa pemerintahan umar bin khatab ra. Karena ketekunannya membaca shalawat, orang ahli maksiat yang di pandang buruk oleh masyarakat setempat karena tingkah lakunya yang menyimpang dari tatanan syariah dan kebiasaan yang buruk, namun ketika mati jenazah berbau harum semerbak, laksana keharuman minyak kasturi.

Demikian diantara keistimewaan membaca shalawat dengan istiqamah, keuntungannya bisa di rasakan langsung sewaktu di dunia, sampai jenazahnya berbau harum, tidak seperti aroma jenazah pada umumnya.

Ada lagi keistimewaan shalawat, yaitu shalawat dapat menyelamatkan hukuman peradillan. Shalawat dapat menjadi perantara datangnya pertolongan Allah kepada seseorang yang banyak membaca shalawat kepada kekasih Allah, yaitu Nabi Muhammad saw, ketika dirinya mengahadapi ketidak adilan dalam urusan peradilan.

Membaca shalawat pada Nabi bisa menyelamatkan seseorang dikala mengahadapi kesulitan, baik di dunia maupun di akhirat.

Amalan shalawat juga bisa di pakai untuk melihat mimpi terhadap sesuatu yang gaib, yang tidak bisa dirasionalkan juga tidak bisa di analisa secara ilmiah, tapi ini kenyataan.

Demikianlah diantara hikmah shalawat yang dapat dipakai untuk mengetahui keadan sesuatu yang bersifat gaib, yang tidak mungkin dilakukan oleh orang biasa, kecuali bagi mereka yang memiliki keistimewaan yang di berikan oleh Allah kepadanya, atau melakukan amalan tertentu yang memiliki derajat dan keutamaan tinggi, seperti membaca shalawat.

Shalawat diletakan dibawah arasy. Derajat kemuliaan shalawat ini sungguh luar biasa, setiap shalawat yang di baca oleh seorang hamba, maka bacaan shalawatnya itu dibawa oleh para malaikat untuk diletakan di bawah arasy guna dilaporkan kepada Allah.

Oleh karena itu, ketika membaca shalawat bacalah dengan bacaan yang benar, jangan asal – asalan dalam mengucapkannya, apalagi sampai mempermainkannya, sebab shalawat yang kita baca ini dihaturkan kehadirat Allah oleh para malaikat.

Shalawat bisa merubah wajah mayat. Orang yang suka makan barang riba ketika mati wajahnya berubah seperti wajah keledai, namun ada suatu keanehan yang terjadi pada masa hidupnya sufyan ats- tsauri. Ada seseorang yang setiap harinya sudah biasa makan barang riba, hampir semua makanan yang masuk ke perutnya dapat di pastikan berbau riba. Tetapi anehnya ketika ia menonggal dunia wajahnya justru bercahaya, bersinar bagaikan bulan purnama. Ketika diselidiki salah satu penyebabnya ternyata adalah semasa hidupnya ia tekun membaca shalawat kepada Nabi saw.

Memang luar biasa keistimewaan shalawat. Ia bisa memberikan syafaat tidak hanya di akhirat saja. Pada saat matipun orang yang banyak membaca shalawat akan mendapatka syafaatnya. Inilah amalan ibadah yang balasan pahalanya langsung menjadi tanggung jawab Rasulullah saw.

Salah satu diantara keistimewaan shalawat, bahwa shalawat itu langsung di serahkan kepada Nabi saw, dan nabi pun bisa mendengar orang yang membaca shalawat kepadanya. Ini menunjukan betapa agung dan mulyanya derajat beliau di hadapan Allah, sampai beliau bisa mendengar langsung orang yang membaca shalawat kepadanya, meskipun beliau sudah meninggal ribuan tahun, sebagai mana yang di janjikan oleh Allah kepadanya.

Keterangan di atas membuktikan begitu besar penghormatan beliau terhadap orang yang membaca shalawat, sampai beliau rela menjadi saksi bagi orang yang membaca shalawat padanya atas kebaikan amal ibadah orang tersebut di hadapan Allah nanti, maka rugi besar orang yang tidak mau membaca shalawat kepada beliau. Tidak ada amal ibadah dari umat Muhammad saw yang bisa diterima dan di dengar langsung oleh nabinya selain amalan shalawat.

Shalawat menghilangkan kefakiran. Salah satu rahasia shalawat yang tidak banyak diketahui orang, bahwa shalawat itu bisa menyebabkan orang yang membacanya bisa hidup tentram dan berkecukupan, tidak jatuh miskin dan sengsara dalam kehidupannya. Tidak miskin bukan berarti kaya raya, tetapi segala kebutuhannya sehari –hari bisa di penuhi, tidak sampai menyusahkan orang lain.

Oleh karena itu, shalawat hendaknya dijadikan pegangan oleh setiap umat muslim, sebagai bekal dalam perjalanan hidup di dunia dan di akhirat meskipun shalawat bisa membuat orang yang membacanya tidak jatuh miskin, tetapi hendaknya jangan berpangku tangan, usaha bekerja harus tetap dijalankan karena kita ini masih dalam tingkatan syariat. Artinya segala sesuatu bisa berhasil bila di sertai dengan ketekunan dalam berusaha tidak dengan bimsalabim abra kadabra.

Diantara pahala orang yang membaca shalawat bahwa setiap shalawat yang dibacanya itu akan di ganti oleh Allah dengan seorang malaikat. Malaikat inilah yang selalu membaca shalawat untuk dirinya sampai hari kiamat. Dengan banyak membaca shalawat maka banyak pula malaikat yang membaca shalawat untuk dirinya.

Melihat begitu besarnya pahala membaca shalawat, maka keterlaluan sekali bila ada orang tidak mau membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw. Orang seperti ini yakin tanpa membaca shalawat ia bisa masuk surga karena telah memiliki pahala yang banyak. Padahal keyakinan seperti ini adalah sangat menyesatkan dan bisa menjerumuskan dirinya dalam kefasikan, karena perbuatannya itu telah di bungkus dengan ketakaburan.

Ada bulan tertentu dimana orang yang membaca shalawat pada bulan itu akan mendapat pahala yang berlipat ganda, seperti membaca shalawat pada bulan sya’ban. Di bulan ini orang yang membaca shalawat akan mendapat balasan pahala yang di berikan kepada para nabi.

Orang yang banyak membaca shalawat ia akan mati dalam keadaan tenang. Maksudnya keluarnya roh dari badannya sangat halus, ia tidak akan mengalami sakaratul maut yang sangat menyakitkan. Hal ini disebabkan dari shalawat yang dibacanya itu .

Mudah – mudahan Allah melepaskan roh kita dalam keadaan baik, yang halus dan sangat pelan sekali, sehingga mati dalam kondisi sempurna.

Orang yang sering membaca shalawat kepada Nabi saw hidupnya di jauhkan dari kesedihan dan kerupekan, baik sewaktu di dunianya maupun di akhiratnya kelak, sehingga ia menjalani hidupnya dengan damai dan sejahtera. Lebih – lebih untuk kehidupannya di akhirat, ia akan mendapat syafaat dari Nabi saw sehingga ia tidak akan mengalami kesedihan, baik pada saat penimbangan amal, ketika berada di mahsyar maupun saat melewati shirat.

Munkin banyak yang tidak tau nahwa majelis yang di dalamnya ada bacaan shalawat akan menebarkan aroma yang sangat harum. Hanya orang – orang yanh memiliki keistimewaan dan kelebihan yang bisa merasakannya.

Begitu mendasarnya bacaan shalawat dalam tatanan akidah dan syariah, sampai menjadi rukun shalat dan khotbah jum’at. Karena itu orang yang melakukan shalat tanpa membaca shalawat pada nabi saw, maka shalatnya tidak sah.

Hal ini membuktikan bahwa shalawat adalah inti dari segala aktifitas ibadah seorang hamba kepada Allah. Dalam beribadah tanpa disertai shalawat sepertinya ada sesuatu yang ganjil dan kurang sempurna, hingga bisa menyebabkan amal ibadah tersebut tidak sampai kepada Allah.

Orang yang membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw akan mendapat pahala yang berlipat ganda, karena membaca shalawat kepada beliau adalah termasuk bagian dari cara menghormati dan memulyakan beliau, yang kedudukannya dan kemulyaannya di atas seluruh mahluk di alam ini. Oleh sebab itu orang yang mebaca shalawat akan mendapat balasan rahmat yang luar biasa.

Salah asatu dari sekian banyak keuntungan membaca shalawat, bahwa shalawat itu dapat membela orang yang membacanya ketika ia mengalami kesulitan di alam kubur maupun di akhirat, yang di akibatkan oleh amal perbuatannya semasa hidup di dunia.

Sebaliknya rugi besar orang yang tidak mau membaca shalawat, sebab ia akan mengalami kesengsaraan dan penderitaan yang tidak ada ujung pangkalnya, ia akan mempertanggung jawabkan semua perbuatannya di hadapan Allah sendirian, tanpa ada orang yang mau menolong dirinya.

Diantara kenikmatan dan kebahagiaan yang luar biasa diakhirat nanti adalah bisa bertemu rosulullah. Tidak semua umat manusi bisa menjumpai beliau kecuali orang – orang yang mencintainya. Mencintai rosulullah tidak cukup hanya di ucapkan di bibir saja, tetapi harus di buktikan dalam bentuk sering membaca shalawat kepadanya dan mengikuti sunah – sunahnya sebab bacaan shalawat adalah sebagai sarana untuk bisa melihat beliau di akhirat kelak.

Orang yang paling kikir dalam pandangan rosulullah saw adalah dimana nama beliau disebut ia tidak mau membaca shalawat kepadanya. Membaca shalawat saja yang tidak membutuhkan modal dan biaya serta tempat tertentu tidak mau mengucapkannya, apalagi sampai mengeluarkan harta bendanya, jelas ia akan lebih bakhil lagi.

Agar diri tidak dinilai bakhir atau kikir oleh rosulullah maka bacalah shalawat ketika nama beliau disebut. Lebih bagus lagi, sering membaca shalawat tanpa di batasi oleh waktu dan tempat meskipun tidak mendengar nama beliau disebut.

Diperbolehkan membaca shalawat kepada para nabi atau rosul selain Nabi Muhammad saw, Sebab mereka juga utusan Allah, yang harus di hormati dan di mulyakan dengan cara membaca shalawat kepada mereka.

Membaca shalawat juga di anjurkan kepada keluarga nabi saw, sebab memulyakan keluarga beliau sam dengan menghormati dan mencintai beliau. Bagaimanapun juga rosulullah tidak bisa di pisahkan dengan keluarganya yang banyak membantu perjuangan beliau dalam menegakkan panji- panji ketauhidan de muka bumi ini. Maka wajar kalau membaca shalawat kepada beliau di anjurkan juga untuk membaca shalawat kepada keluarga beliau.

Banyak orang awam yang tidak tau bahwa shalawt adalah sebagai jalan menuju surga. Karena dengan banyak membaca shalawat secara otomatis orang itu akan sering menyebut nama Allah dan kekasihnya, yaitu nabi Muhammad saw. Dengan cara seperti ini lambat laun hatinya menjadi lunak karena rasa mahabahnya kepada Allah dan kekasihnya, semakin ia bertambah rasa cintanya kepada Allah dan rosulnya, maka sewmakin tekun pula ia dalam beribadah.

Orang yang bershalawat kepada nabi saw, ia akan di ampuni dosa –dosanya, di angkat derajatnya dan di lipat gandakan pahalanya. Dengan demikian, ia akan mudah memasuki surga.

Tidak hanya orang yang membaca shalawat saja yang di mulyakan Allah, orang yang menulis shalawatpun di mulyakan Allah. Karena menulis shalawat juga termasuk golongan orang yang mencintai rosulullah.

Dengan demikian, orang yang mengarang kitab, para pelajar, para ulama, para ustad dan kaum muslimin pada umumnya akan senang menulis shalawat di kitabnya atau buku catatannya, sebab mereka akan mendapat pahala selama tulisan shalawatnya itu masih ada. Terlebih lagi bila tulisan shalawat tersebut juga di amalkan.

Adapun tempat yang di anjurkan untuk membaca shalawat, karena fadlillah yang di dapat di dalamnya sangat besar sekali. Selain itu, ada juga tempat tertentu yang di wajibkan untuk membaca shalawat karena berkaitan langsung dengan ritual ibadah.

Orang yang tidak mau membaca shalawat kepada nabi saw mereka akan terhina di akhirat nanti seba sudah banyak hadits, atsar maupun fatwa ulama yang menjelaskan tentang tidak terpujinya orang yang enggan membaca shalawat, bahkan ada di antara para ulama yang mengecam terhadap orang yang tidak mau membaca shalawat kepada nabi saw. Karena membaca shalawat kepada nabi Muhammad saw itu merupakan bukti dari rasa cintanya kepada nabi saw. Sampai al – quran pun menganjurkan kepada kaum muslimin agar senantiasa membaca shalawat kepada nabinya.

Tiada seorang nabi maupun rosul yang memiliki keistimewaan melebihi rosulullah saw dalam segala hal. Ini menunjukan ketinggian dan kemulyaan beliau di bandingkan dengan para rosul yang lain. Karena itu beliau di juluki “sayyidul anbiya“ (junjungannya para nabi).

Masih banyak lagi keistimewaan – keistimewaan lain yang hanya di miliki oleh rosulullah saw. Hal ini membuktikan kalau beliau memang benar – benar manusia sempurna dan mulya, yang di ciptakan oleh allah untuk di jadikan contoh dan panutan bagi seluruh mahluk di alam raya ini.

Rosulullah saw di ciptakan oleh allah memiliki tubuh yang sempurna, yang meliputi warna kulitnya, tingginya, berat badannya, keelokan wajahnya, gigi – giginya, rambutnya sampai ketajaman pandangan matanya. Kesempurnaan anggota tubuhnya merupakan cermin dari kepribadiannya yang agung .

Oleh karena itu, haram hukumnya menggambar rosulullah saw dalam bentuk apapun. Berdasarkan beberapa hadits shahih bahwa wajah rosulullah saw itu tidak bisa diserupai oleh siapapun, meskipun iblis. Ini merupakan suatu kelebihan dan keistimewaan yang di berikan oleh Allah kepadanya.

Banyak para ahli sejarah yang tidak mampu menggambarkan kesempurnaan dan ketampanan wajah rosulullah saw secara persis. Beliau memiliki banya kelebihan secara fisik dibandingkan dengan fisik para nabi Allah yang lain. Maka tidak mengherankan bila ada perawi yang mengatakan bahwa rosulullah saw itu lebih tampan wajahnya di bandingkan dengan nabi yusuf as.

Rosulullah saw memang benar – benar manusia suci dalam arti yang sebenarnya, beliau terjaga dari segala bentuk kemaksiatan dan kemungkaran sejak kecil. Hati beliau bersih dari segala bentuk noda dan kotoran jiwa. Karena itu beliau tidak punya rasa hasud, dendam, berprasangka buruk, mudah marah, mudah tersinggung, meskipun beliau di ludahi, di aniaya, di hujat, dan di lempari beliau tidak punya rasa dendam dan jengkel sedikitpun tehadap orang yang menyakiti dirinya.

Karena kebersihan jiwa dan raganya ini sampa setan tidak bis menyerupai bentuk rosulullah saw, meskipun dalam mimpi. Apa lagi sampai menggodanya jelas tidak akan bisa sebab beliau selalu di lindungi oleh Allah SWT.

Setan tidak dapat mengganggu rosulullah saw secara langsung, maka ia menggunakan musuh – musuh beliau sebagai alat.

Dengan selamatnya rosulullah saw dari gangguan setan sejak kelahirannya sampai beliau wafat, menunjukan bahwa apa yang beliau katakan dan beliau lakukan itu senantiasa berada dalam jalur kebenaran dalam bimbingan Allah. Sehingga beliau patut di contoh dan di tiru segala perbuatannya karena ada jaminan kalau beliau tidak bisa di jama oleh setan dalam segala bentuknya. Dengan demikian orang yang mengikuti sunah rosulullah saw pasti berada dalam jalan kebenaran. Seba kepribadian beliau, perkataan beliau, tingkah laku beliau, dan hati beliau senantiasa suci sejak kelahirannya, jauh dari gangguan dan tipu daya setan yang mengajak pada kemungkaran dan kemaksiatan.

Shalawat naqsabandiyyah. Shalawat ini berasal dari syekh khalid an-naq Syabandi, pembaharu terekad naqsabandiyyah. Bahwasanya shalawat ini sangat baik sekali untuk membenteng diri dari kejahatan penguasa yang dzalim, menjaga kehormatan diri atau tipu daya setan, bahkan ada sebagian orang yang menjadikan shalawat naqsabandiyyah sebagai perantara untuk menyembuhkan penyakit panas.

Shalawat hajjiyyah. Shalawat ini sangat berguna bagi orang yang ingin menunaikan ibadah haji, yang sudah berusaha semaksimal mungkin tapi ada kendala, baik itu yang berupa materi, kesehatan badan maupun persoalan – persoalan yang lain, maka hendaknya ia sering mengamalkan shalawat ini.

Shalawat ibnu abbas ra. Shalawat ini berasal dari abdullah bin abbas, sebagai mana yang di katakan oleh abu musa Al-Madini. Khasiat shalawat ini banyak sekali, penting sekali bagi orang yang sedang menuntut ilmu, baik itu di pasantren maupun di lembaga – lembaga pendidikan lainnya, agar memperbanyak membaca shalawat ini, Insya Allah akan cepat memperoleh ilmu yang bermanfaat, sebab shalawat ini dapat menyinari hati, juga dapat di pakai membentengi diri dari gangguan sihir.

Shalawat nurul qalbi. Shalawat ini pada intinya adalah untuk menynari hati, tetapi juga dapat di pakai untuk amalan yang lain. Seperti dipakai untuk perantara dalam memohon agar di beri kemudahan dalam mencari rizqi untuk mencukupi keluarganya sehari – hari.

Shalawat ghazzali. Shalawat ini banyak hasiatnya, di anataranya adalah dapat dipakai untuk menjernihkan fikiran dan hati, dapat diamalkan untuk memudahkan membayar hutang, serta hajat – hajat yang lain.

Shalawat nurudzdzati. Shalawat ini disusun oleh sayid Hasan As-Sadzili. Shalawat ini mempunyai banyak faedah, diantaranya : Untuk memperoleh simpati dari orang banyak, untuk menghindari sihir atau santet dan faedah – faedah yang lain.

Shalawat khamaliyat. Fadilah shalawat ini banyak bagi siapa saja yang mengamalkannya. Jika dibaca sekali maka pahalanya sama dengan membaca 10.000 kali. Kalau dibaca sampai 700 kali kama shalawat ini dapat menjadi tebusan bebas dari neraka. Bila ingin mendapat anak shalih, maka shalawat ini sangat cocok untuk di amalakan setiap hari dibaca sebanyak – banyaknya.

Shalawat nurul anwar. Diantara hikmah shalawat ini adalah dapat melapangkan dari segala problem keruwetan urusan dunia. Sedangkan hikmahnya yang lain adalah untuk memudahkan pemahaman bagi setiap orang yang menuntut ilmu, dan dapat diamalkan hajat – hajat yang lain sesuai dengan keinginan orang yang mengamalkannya.

Shalawat zabri muhammad. Shalawat ini banyak hikmahnya, diantaranya adalah bila ingin bermimpi bertemu nabi muhammad, maka hendaknya shalawat ini diamalkan setiap hari secara istiqomah, sebelum tidur hendaknya bersuci terlebih dahulu lalu membaca shalawat ini sampai tertidur, Insya Allah dalam tidurnya nanti bisa bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad saw. Shalawat ini juga bisa dipakai untuk kewibawaan diri dihadapan orang banyak.

Shalawat Al-jauhar asy-syafaf. Keutamaan shalawat ini banyak sekali, diantaranya ada untuk mencari ridha Allah, memudahkan dalam mencari rizqi, serte untuk menenangkan batin yang sedang gelisah atau dirundung persoalan yang sulit dipecahkan. Dengan mengamalkan shalawat ini, Insya Allah segala permasalahan bisa diatasi.

Shalawat sayid nu’mani. Keutamaan shalawat ini banyak sekali, diantaranya adalah dapat dipakai untuk menjaga diri ketika dalam berpergian sehingga bisa selamat sampai tujuan dan bisa kembali ke rumah dalam keadaan aman dan selamat. Bila dibaca sehabis jum’ah, Insya Allah di-jauhkan dari fikiran – fikiran kotor dan ma’shiyat dan lain sebagainya.

Shalawat supaya beertemu ahli kubur. Shalawat yang praktis ini mempunyai fadilah dan khasiat yang besar. Shalawat ini bila dibaca setiap akan tidur sebanyak-banyaknya sampai tertidur, Insya Allah dalam tidurnya nanti akan bermimpi bertemu dengan orang – orang shaleh yang telah meninggal dunia.

Shalawat Al-fatih. Shalawat ini banyak sekali khasiatnya dan belum banyak dikenal orang. Shalawat ini disusun oleh sayid muhammad bakir. Adapunhikmahnya yang lain adalah ; untuk menghilangkan kebodohan sekaligus mencerdaskan otak, untuk melapangkan rizqinya, supaya diselamatkan keluarganya dari berbagai macam fitnahan, dan bisa diamalkan untuk hajat – hajat lain. Barang siapa membaca shalawat Al-fatih ini satu kali, pahalanya sama dengan shalawat ( biasa ) 1000 kali, bahkan ada yang berpendapat pahalanya 600.000 kali.

Shalawat kubra. Shalawat ini terdapat dalam kitab” Alfiyatush Shalawat” yang disusun olehSyekh Muslih bin Abdurrahman Al-Muraqi. Fadilah shalwat ini banyak sekali. Adapun diantara hikmahnya yang lain adalah : Bagi jama’ah haji yang banyak membaca shalawat ini, Insya Allah maksud dan tujuan terkabulkan serta hajinya menjadi mabrur. Shalawat ini bila dibaca setiap 3 kali, Insya Allah tidak akan jatuh dalam kemelaratan. Dan masih banyak lagi hikmahnya yang lain.

Shalawat mustajab. Shalawat ini sangat mustajab untuk mencapai sesuatu yang di cita- citakan. Adapun diantara hikmahnya adalah sebagai berikut : Barang siapa mempunyai anak gadis yang sudah berumur masih belum ada yang meminang, maka bacalah shalawat ini sebanya 300 kali setiap hari. Insya Allah tidak begitu lama dia akan dipinang orang. Juga dapat digunakan untuk keperluan yang lain.

Shalawat supaya didatangi nabi saw ketika akan mati. Orang yang mengamalkan shalawat ini setiap hari sehabis shalat fardlu, Insya Allah kematiannya akan di datangi oleh Nabi Muhammad saw. Shalawt ini juga bisa diamalkan agar hajat yang lain, misalnya untuk menjaga diri agar tidak diganggu orang jahat dan untukkeselamatan diri dikala dalam berpergian, serta untuk hajat lainnya.

Shalawat mukafa’ah. Mungkin hanya orang – orang tertentu saja yang mengetahui shalawat mukafa’ah, sebab shalawat ini tidak banyak dikenal dikalangan kaum muslimin, padahal hikmah yang terkandung didalamnya banyak sekali. Jika shalawat ini diamalkan setiap hari, maka ketika ia mengalami kesulitan dan penderitaan ada saja orang yang menolongnya. Inilah diantara berkahnya shalawat mukafa’ah.

Shalawat lihifdzil qur’an. Shalawat ini mengandung hikmah dalam menghafalkan Al-Qur’an, lalu sebagaimananya orang yang sedang menuntut ilmu, Insya Allah akan mudah menyerap dan menghafal ilmu yang diberikan oleh sang guru, dosen maupun kyai. Juga bisa dipakai untuk menjaga barang agar tidak diambil oleh pencuri.

Shalawat nariyah. Shalawat ini termasuk diantaranya shalawat yang banyak mengandung hasiat dan ampuh. Sudah banyak orang yang membuktikan tentang keampuhan shalawat nariyah. Shalawat ini sudah tidak asing lagi dalam kehidupan para santri dan kyai, karena sudah menjadi wiridan mereka. Bahkan tidak jarang digunakan untuk mengobati orang sakit. Biasanya bagi orang – orang tertentu supaya hajatnya berhasil ia mengamalkan shalawat ini dengan dibaca 4444 kali, baik dibaca sendirian atau dibaca dengan orang banyak. Juga bisa dipakai untuk keperluan yang lain sesuai dengan hajat ( keinginan ) orang yang mengamalkannya, tentunya terhadap hal – hal yang ma’ruf.

Shalawat husnul khatimah. Shalawat ini disebut dengan shalawat husnul khatimah karena bila shalawat ini dibaca 10 kali setiap selesai shalat maghrib secara istiqomah, Insya Allah matinya nanti akan menjadi husnul khatimah, yakni mati dengan kesudahan baik dengan membawa iman. Barang siapa yang merasa dirinya tidak aman dari gangguan orang lain bisa mengamalkan shalawat ini.

Shalawat ibrahimiyyah. Shalawat ibrahimiyyahini banyak sekali faedahnya, apa lagi dibaca secara istiqomah. Shalawat ini juga bisa dipakai untuk menghilangkan perasaan gentar dalam mengahadapi seseorang. Yang paling mendasar adalah untuk menangkal fitnah, sehingga bisa menjalani kehidupan di dunia ini dengan kedamaian dan kesejahteraan.

Shalawat badriyyah. Shalawat ( badar ) ini terdiri dari 28 bait. Shalawat ini mengandung banyak keutamaan dan faedah yang sangat berguna bagi orang yang mengamalkannya. Terutama untuk keselamatan diri, melapangkan rizqi dan memudahkan dalam segala urusan.

Shalawat sa’adah. Shalawat ini banyak sekali fadilahnya, dan barang siapa shalawat. Sa’adah ini satu kali sama kedudukannya dengan membaca 600.000 shalawat. Demikian menurut Al-A’raf As-Shawi di dalam keterangan imam dardari dan sayid Ahmad Dahlan. Shalawat ini juga bisa dipakai untuk kewibawaan diri, agar tidak diremehkan dan disepelekan orang lain.

Shalawat munjiyat. Shalawat ini sudah tidak asing lagi dikalangan kaum muslimin, karena khasiatnya yang luar biasa inilah yang membuat banyak mengamalkannya. Biasanya shalawat ini dipakai wiridan untuk mengharapkan sesuatu yang dihajatkannya agar cepat terkabul, misalnya supaya berhasil dalam bekerja, dalam meraih kedudukan, berhasil dalam ujian dan hajat – hajat lain yang bersifat ma’ruf.

Shalawat kenikmatan. Shalawat ini terkenal dengan sebutan “ Al-In am “, artinya kenikmatan. Tentang shalawat ini Sayid Ahmad Ash-Shawi mengatakan : Shalawat ini dapat membuka bagi pembacanya kenikmatan dunia dan akhirat, sedangkan pahalanya besarnya tak ter hingga. Mengenai hikmahnya yang lain adalah : Barangsiapa yang hatinya selalu dirundung kesedihan, maka hendaknya mengamalkan shalawat ini setiap selesai shalat fardlu, Insya Allah hatinya akan menjadi sejuk, tentram dan tenang, jauh dari kegelisahan dan kegundahan dalam menghadapi segala persoalan dunia maupun akhirat.

Shalawat Al-Hindi. Shalawat ini besar sekali manfaatnya terutama bagi orang yang sedang menuntut ilmu. Syekh Al-Hindi mendapatkan shalawat ini langsung dari rosulullah melalui mimpi. Faedahnya : Barangsiapa istiqomah membaca shalawat ini, maka ia akan mendapat ilmu dan rahasianya. Sedangkan hikmahnya yang lain adalah : Bila dibaca setiap hari secara istiqomah, Insya Allah matinya nanti Husnul Khatimah.

Shalawat Al-Bihar. Shalawat ini bisa digunakan untuk segala hal, tetapi ada amalan yang khusus. Shalawat Al – Bihar biasa dipakai oleh orang yang hatinya selalu minder dalam menghadapi orang yang besar, yang kehormatannya, derajatnya dan kemulyaannya di atas dirinya. Juga shalawat ini terkadng dipakai untuk mengobati seseorang, dan lain sebagainya.

Shalawat mukhathab. Banyak sekali faedah shalawat ini, oleh karena itu ditekankah agar dibaca sebanyak mungkin pada setiap hari jum’at, sedangkan selain hari jum’at dibaca 11 kali secara istiqomah. Insya allah orang yang membaca akan memperoleh keselamatan dari segala musibah dan bencana. Juga bisa dijadikan wirid sebagai perantara untuk mengharapkan keinginan yang belum tercapai, dan untuk amalan – amalan yang lain.

Shalawat tausi’ul arzaq. Shalawat ini juga disebut dengan “ shalawat tausi’ul arzaq watahsinul ahlaq”. Adapun fadilah dan khasiatnya jika di baca terus menerus secara istiqomah, Insya Allah diluaskan rizqinya dan dirinya diberi ahlaq yang baik. Waktu yang lebih utama untuk mengamalkannya adalah setiap selesai shalat fardlu sebanyak 11 kali. Sedangkan hikmahnya yang lain adalah : Bila dibaca 7 kali lalu ditiupkan pada dahi anaknya yang sedang tidur, Insya Allah anaknya nanti mempunya ahlaq yang mulia dan berbakti kepada orang tuanya.

Shalawat badawi. Shalawat badawi ini banyak sekali manfaatnya dan bisa digunakan dalam segala hal, terutama sekali keselamatan siri. Adapun diantara hikmahnya yang lain adalah : Untuk menghindari sihir, gendam dan segala bentuk kejahatan yang berbentuk mejik.

Shalawat quthbul aqthaab. Shalawat ini disusun oleh Sayid Abdillah bin Al – Haddadi juga banyak mengandung hikmah, terutama untuk menyembuhkan aneka penyakit. Juga dapat dipakai untuk menentramkan hati yang sedang gelisah dan gundah karena urusan keduniaan.

Shalawat fatimah az – zahra. Sayid abdul aziz ad-dabbagh telah meriwayatkan, bahwa shalwat ini yang dikatakan berasal dari fatimah ra. Ia membicarakan shalawat ini secara panjang lebar dalam kitabnya yang berjudul “ Al – Ibriz “. Oleh karena itu, barangsiapa yang ingin mengetahuinya lebih mendalam, maka hendaknya menelaah kitab tersebut. Adapun hikmah yang lainnya adalah : Bila shalawat ini di baca setiap hari secara istiqomah, Insya Allah dirinya tidak sampai kekurangan makan, alias melarat.

Shalawat penghapus dosa. Shalawat ini mengandung fadilah dan faedah yang luar biasa. Barangsiapa membaca shalawat ini setelah shalat ashar pada hari jum’at sebanyak 80 kali, Insya Allah dosanya di ampuni selama delapan puluh tahun. Adapun hikmahnya yang lain adalah : Bila shalawat ini dibaca dalam hitungan ganjil sesudah maghrib dan subuh, Insya Allah dirinya akan beri umur dan mati dalam keadaan husnul khatimah.

Shalawat waliyullah syekh abdul qadir jailani. Shalawat ini sebaiknya dibaca 100 kali sehari semalam, fadilahnya lebih besar dari shalawat yang lain. Bisa dipaki perantara untuk mengobati anak yang nakal, anak yang kurang cerdas, dipakai untuk melindungi dari gangguan jin, dan hajat – hajat yang lain.

Shalawat thibbul qulub. Ini merupakan shalawat penerang hati yang sedang dilanda keruwetan karena menghadapi berbagai masalah. Shalawat ini banyak kegunaan diantaranya adalah : Untuk mengatasi masalah – masalah berat yang tidak mungkin bisa diselesaikan secara akal. Shalawat ini juga dapat digunakan untuk keperluan lain, misalnya untuk keselamatan diri dari gangguan kejahatan.

Shalawat mohon ketabahan. Fadilah shalawat ini banyak, jika shalawat ini dibaca terus menerus Insya Allah akan memperoleh dan merasakan kenikmatan hidup lahir batin. Adapun hikmahnya yang lain adalah : Jika melihat seseorang selalu dirundung kesedihan dan kemurungan karena menerima berbagai macam cobaan dan musibah, maka hendaknya mengamalkan shalawat ini yang ditunjukan kepadanya, Insya Alla tidak begitu lama hatinya akan tenang dan tentram, menerima cobaan Allah dll.

Shalawat dikala susah. Shalawat ini paling utama dibaca tengah malam setelah melakukan shalat tahajud, agar dirinya memperoleh pertolongan Allah dari kesempitan hidupnya. Misalnya dari kesulitan membayar hutang, menghadapi masalah yang rumit yang tidak ditemukan jalan keluarnya, tidak mampu menghadapi fitnahan, dan kesukaran kesukaran – kesukaran yang lain.

Shalawat menghindari mara bahaya. Fadilah shalawat ini banyak sekali, jika dibaca setiap selesai shalat fardlu, Insya Allah akan terhindar dari segala marabahaya dan memperoleh rizqi dengan mudah. Shalawat ini adalah shalawat Wali kutub ahmad Al – Badawi, faedahnya untuk menghasilkan cahaya dan rahasia rizqi lahir batin, dan sangat manjur untuk mendatangkan hajat. Bila dibaca sehari semalam seratus kali. Dan masih banyak lagi hikmah lainnya dari shalawat ini.

Shalawat syifa. Shalawat ini banyak mengandung khasiat tertentu yang sangat bermanfaat bagi orang yang mau mengamalkannya terutama yang berkaitan dengan pengobatan suatu penyakit. Adapun hikmahnya yang lain adalah : Jika Shalawat ini dibaca setiap habis shalat maghrib, Insya Allah dapat mensehatkan badan dan rohani.

Shalawat melestarikan harta. Waktu paling utama untuk memabaca shalawat ini adalah sesudah shalat jum’at. Barangsiapa banyak membaca shalawat ini pada akhir jum’ah di bulan rajab setelah melakukan shalat jum’ah, Insya Allah tangannya tidak pernah kosong harta. Juga bisa diamalkan untuk hajat lain.

Shalawat mohon ampunan dosa. Shalawat ini disusun oleh sayid Al-Mabtuly. Didalamnya mengandung rahasia yang sangat mengaggumkan. Oleh sebab itu, hendaknya ini dijadikan bacaan yang rutin dan kontinyu. Sedangkan mengenai hikmahnya yang lain adalah “ Jika shalawat ini dibaca sebelum berdoa, Insya Allah doanya nanti terkabulkan dan dosanya diampuni oleh Allah. Juga bisa dipakai untuk menerangi fikiran yang sedang dirundung kesedihan dan kerupekan.

Shalawat mendatangkan hajat. Dilihat dari judulnya saja sudah menunjukan faedahnya. Shalawat ini dibaca sampai 1000 kali, maka Allah akan melapangkan kesempitannya, dan juga Allah akan mendatangkan hajatnya. Adapun hikmah yang lain adalah : Jika dalam berdagang terus merugi, maka hendaknya mengamalkan shalawat.

sumber: internet

2,751 total views, 13 views today

About Admin

Umrah Quantum Spiritual Qalbu

Check Also

Rukun Iman

Rukun (pilar-pilar) Iman dalam Islam Sesuai dengan hadits Rasulullah saw, bahwasanya ada enam rukun iman …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: